Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

10.000 Peserta Ikuti SMUP

Written by admin on June 4, 2008. Posted in Informasi Umum

Fakultas Ekonomi dan Kedokteran Unpad Paling Diminati

Senin, 2 Juni 2008 | 18:51 WIB

Bandung, Kompas – Lebih dari 10.000 peserta mengikuti Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran atau SMUP untuk program sarjana, Minggu (1/6) di 12 kota. Mereka akan memperebutkan 3.176 kursi yang tersedia di 16 fakultas. Penyelenggaraan ujian dilakukan di Bandung, Batam, Karimun, Riau, Bangka, Belitung, Banjarmasin, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Tasikmalaya, dan Banten.

Materi ujian yang berlangsung sehari itu meliputi tes kemampuan akademik dan tes kemampuan belajar. Unpad menyediakan 276 pengawas tes kemampuan belajar dan 529 pengawas untuk tes kemampuan akademik. Menurut Mien Hidayat, wakil ketua panitia penyelenggara SMUP program sarjana atau S-1, tahun ini, Unpad mejual 12.847 formulir, tetapi yang dikembalikan sejumlah 10.668 formulir.

Dari segi jumlah, peserta tahun ini meningkat dari tahun lalu. Pada SMUP tahun 2007, terjual sebanyak 10.500 formulir dan yang mengembalikan formulir sebanyak 9.000 lembar. Naiknya peminat SMUP diperkirakan Mien karena Unpad memberikan keleluasaan waktu daftar ulang peserta yang lulus SMUP bersamaan dengan daftar ulang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) awal Agustus nanti.

“Dengan demikian, jika peserta yang lulus SMUP diterima di SNMPTN, mereka bisa mendaftar sebagai peserta lulus SNMPTN sehingga tidak terbebani biaya pengembangan,” kata Mien.

Jurusan favorit

Dana pengembangan Unpad dikenakan hanya kepada peserta yang lulus SMUP. Besarnya dana pengembangan Unpad berkisar Rp 10 juta-Rp 175 juta. Program studi dengan dana pengembangan Rp 10 juta terdiri dari Sastra Indonesia, Sunda, Perancis, Rusia, Jerman, dan Ilmu Sejarah. Program studi dengan dana pengembangan paling tinggi adalah Pendidikan Kedokteran.

Tiga fakultas di bidang sosial yang menjadi favorit adalah Ekonomi, Hukum, dan Ilmu Komunikasi, dengan dana pengembangan berkisar Rp 30 juta-Rp 45 juta. Di bidang eksakta, tiga fakultas favorit adalah Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi, dengan dana pengembangan Rp 175 juta, Rp 60 juta, dan Rp 35 juta.

Peminat Fakultas Ekonomi sebanyak 2.237 orang, khusus Akuntansi sebanyak 1.290 orang; Fakultas Kedokteran 1.126 orang; Farmasi 708 orang; Ilmu Komunikasi 1.461 orang, dan Kedokteran Gigi lebih dari 900 orang. “Semua orang yang telah lulus pendidikan setingkat SMA diperbolehkan mendaftar. Jadi, kakek-kakek pun kalau masih ingin kuliah di tingkat sarjana bisa ikut,” kata Mien.

Selain itu, mereka yang lulus dari bidang Ilmu Pengetahuan Alam di tingkat SMA bisa mendaftar di fakultas bidang sosial. Sebaliknya lulusan Ilmu Pengetahuan Sosial bisa mendaftar untuk bidang ilmu eksakta.

Pengumuman SMUP dilakukan pada 26 Juni 2008. Peserta bisa melihat hasilnya melalui website Unpad atau mengirimkan SMS pada nomor yang sudah disediakan Unpad.

Untuk menghindari terjadinya kursi kosong akibat peserta yang lulus tidak mendaftar ulang, Unpad meningkatkan jumlah peserta lulus 10-20 persen dari daya tampung sesungguhnya. Tahun ajaran 2008/2009, Unpad akan menerima 6.976 mahasiswa baru. Sebanyak 55 persen dari SNMPTN dan 45 persen dari SMUP. (ynt)

Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/02/18510218/10.000.peserta.ikuti.smup.

Trackback from your site.

Leave a comment