Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Alamsyari, Anak Rantau Asal Palembang Lulus Tercepat di Wisuda Gelombang III

Written by admin on May 27, 2010. Posted in Informasi Umum

[Unpad.ac.id, 27/05] Siang hari menjelang, kompleks Sekolah Calon Perwira (Secapa) sudah dipadati ratusan wajah dengan raut muka berseri di suasana yang berbahagia. Mereka adalah wisudawan yang akan mengikuti prosesi wisuda pada sesi IV, yang berlangsung di Gedung Jendral Soedirman, Kompleks Secapa, Hegarmanah Bandung, Rabu (26/05) kemarin.

Pelaksanaan sesi wisuda siang ini, diikuti oleh para wisudawan dari Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Fakultas Ekonomi (FE). Dari 405 orang wisudawan yang dilantik pada sesi tersebut, dua orang diantaranya, mendapatkan apresiasi khusus. Mereka adalah Labudda Amirrajaban Satya P. yang tercatat sebagai lulusan dengan IPK tertinggi, dan Alamsyari yang tercatat sebagai lulusan tercepat. Keduanya berasal dari Fakultas Peternakan, Unpad.

Alamsyari patut bangga, ia berhasil menempuh pendidikan sarjana dalam waktu 3 tahun 6 bulan. Anak perantauan asal Palembang, Sumatera Selatan, ini mengaku pencapaiannya ini merupakan suatu bukti atas pengorbanan orang tuanya selama ini. Ia balas pengorbanan itu dengan menyelesaikan pendidikan bukan hanya tepat waktu, bahkan lebih cepat dari masa studi seharusnya.

“Mengejar target mungkin menjadi salah satu alasan, semata-mata tidak ingin lagi membebani orang tua, saya berusaha sebaik-baiknya bisa menyelesaikan pendidikan sesuai target, danaAlhamdulillah bisa lebih cepat dari seharusnya,” tutur Alam yang lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan”.

Mahasiswa Fapet angkatan 2006 ini kemudian mengisahkan betapa pada saat ia lulus SMA, memimpikan dapat terus meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Impiannya itu tercapai ketika ia diterima di Fakultas Peternakan Unpad melalui jalur SPMB, “Saya hanya orang kampung yang ingin mencari ilmu ke kota. Mungkin karena basic-nya di kampung identik dengan petani, maka Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan jadi pilihan saya,” jelas anak ke-2 dari 3 bersaudara ini.

Lulus dengan cepat bukan berarti kurang bersosialisasi, pria kelahiran 22 Januari 1988 ini ternyata juga aktif berorganisasi. Ia pernah aktif di BEM Fakultas Pertanian, menjabat sebagai Menteri Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) pada tahun 2008-2009. Selain itu ia juga aktif di organisasi Sapi Perah Fapet Unpad. Kaitannya dengan prioritas antara kuliah atau organisasi, Alam mengatakan berusaha dapat melakukannya secara seimbang dengan cara memanajemen waktu dengan baik.

“Kita memang harus punya siasat. Ketika kita berorganisasi, pendidikan juga harus bisa diselesaikan tepat waktu. Sebagai gambaran, manusia butuh bersosialisasi, butuh teman, misalnya di suatu sisi saya bisa hebat di kampus, tapi jangan sampai ketika saya keluar, saya ternyata tidak mengenal siapa-siapa,” tegasnya.

Ditanya mengenai rencananya setelah lulus, putra dari pasangan Yusri (alm) dan Marmah ini menyatakan ingin segera mencari kerja dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya untuk dapat menjadi bekal nantinya.

“Saya sendiri ada impian untuk menjadi pengusaha. Namun untuk wirausaha seperti itu tentunya butuh proses. Butuh bekal, link, juga modal, jadi rencana saat ini tetap mencari kerja sembari saya mencari bekal dan pengalaman. Paling tidak tanggung jawab orang tua terhadap saya sudah selesai,” kata Alam yang juga memiliki impian meneruskan untuk melanjutkan pendidikan di S2. (eh)*

Sumber: http://www.unpad.ac.id/archives/25641

Trackback from your site.

Leave a comment