Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Alumni Fakultas Peternakan Unpad Raih “Supersemar Award 2009”

Written by admin on June 12, 2009. Posted in Informasi Umum

Alumni Fakultas Peternakan Unpad, Utami Dewi Harianingsih, Senin (8/06) lalu menerima penghargaan “Supersemar Award 2009” sebagai lulusan terbaik dalam bidang keilmuan peternakan di Gedung Granadi Jakarta. Selain medali, Utami yang lulus pada 28 Oktober 2008 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 ini juga mendapatkan hadiah uang senilai Rp20 juta.

Supersemar Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada lulusan S-1 terbaik perguruan tinggi seluruh Indonesia. Penghargaan yang baru pertama kali diselenggarakan Yayasan Supersemar ini diberikan bagi 11 lulusan yang unggul dalam bidang keilmuan masing-masing. Kategori penghargaan meliputi bidang keilmuan pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, ekonomi, sosial dan politik, hukum, budaya, agama, psikologi, teknik, dan pendidikan.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Yayasan Supersemar terhadap lulusan yang berprestasi di dalam penulisan karya ilmiah dalam bentuk skripsi,” ujar Utami saat berkunjung ke ruang Website Unpad, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Jumat (12/06).

Utami menjelaskan bahwa ketentuan calon penerima Supersemar Award ini diajukan perguruan tinggi masing-masing. Selain diberikan kepada lulusan S-1 terpilih, penghargaan juga diberikan pada perguruan tinggi yang mahasiswanya terpilih.

“Ada beberapa pertimbangan mengapa pihak fakultas mengajukan saya sebagai calon penerima Supersemar Award. Saat pelaksanaan wisuda November tahun lalu, saya menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi dan wisudawan yang lulus tercepat, yaitu tiga tahun satu bulan,” ujar Utami.

Pemanfaatan Kulit Durian
Dalam skripsinya, Utami mencoba memanfaatkan kulit durian sebagai bahan makanan domba priangan pengganti rumput. Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengaku bahwa penelitian yang diselesaikannya dalam waktu dua bulan itu membawa sejumlah tantangan tersendiri. Ia mengungkapkan bahwa untuk penelitiannya itu, ia membutuhkan setidaknya 90 kg kulit durian kering.

“Untuk mendapatkan jumlah tersebut saya harus memperoleh 500 kg kulit durian basah dan mengeringkannya. Setelah digiling dan dicampur dengan bahan pakan lainnya, kemudian diujicobakan pada domba. Jarak antara kampus dengan lokasi penelitian di Cijeruk, Sumedang cukup jauh. Apalagi waktu itu sedang bulan puasa dan sama sekali tidak hujan, sehingga bisa dibayangkan dan saya harus melakukan penelitian itu di Cijeruk, Sumedang,” kenang Utami yang sempat menjadi penyiar radio di salah satu radio swasta di Cimahi.

Namun, alumni SMA Negeri 4 Bandung ini mengaku bahwa tantangan tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk menyelesaikan skripsi lebih cepat. Bahkan, saat sidang skripsi pun, Utami menempuhnya di dua tempat, yaitu Jatinangor dan Dipati Ukur, Bandung. “Saya harus mengejar dosen penguji hingga ke kampus Unpad di Dipati Ukur karena ingin benar-benar menyelesaikan studi saat itu juga. Saya meminta izin untuk menempuh sidang skripsi di luar ruangan, dan disetujui,” ungkap Utami yang bertempat tinggal di daerah Cimahi.

Ketika ditanya mengenai hadiah uang yang diterimanya, Utami mengaku akan menggunakannya untuk melanjutkan pendidikan S-2 di Unpad pada fakultas yang sama. “Awalnya saya ingin bekerja dulu. Namun, sekarang saya ingin konsentrasi dengan pendidikan saya di S-2 nanti,” kata Utami yang kini sedang menanti hasil ujian S-2 yang akan diumumkan 24 Agustus 2009 mendatang.

Sumber:

http://www.unpad.ac.id/berita/alumni-fakultas-peternakan-unpad-raih-%e2%80%9csupersemar-award-2009%e2%80%9d/

Trackback from your site.

Leave a comment