Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Alumni Fapet Berkontribusi Dukung Kewirausahaan di Kampus

Written by admin on November 3, 2009. Posted in Kemahasiswaan

Tampaknya wacana kewirausahaan di kalangan mahasiswa bagi Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad ini tidak hanya sekedar kata-kata, tetapi telah diterapkan langsung kepada mahasiswanya. Program kewirausaahaan bagi mahasiswa ini dituangkan melalui berbagai kegiatan di unit kegiatan mahasiswa (UKM) di lingkungan Fapet.

Setidaknya ada lima UKM yang memiliki program kewirausahaan untuk program kerja rutinnya. UKM tersebut adalah Kelompok Profesi Ternak Unggas (KPTU), Kelompok Profesi Ternak Domba (PG 30), Kelompok Profesi Ternak Perah (KSPTP), Cattle and Buffalo Club (CBC), Rabbit Ranch.

Pembantu Dekan III Fapet Unpad, Jajang Gumilar, S.Pt., M.M., yang ditemui di Teaching Farm Sapi Potong Fapet Unpad di Jatinangor, beberapa waktu lalu, menjelaskan, pendidikan kewirausahaan di Fapet ini sudah diterapkan di UKM-UKM tersebut. “Kami memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk berwirausaha melalui program-program profesi peternakan yang mereka minati. Fakultas sejauh ini mendukung dengan memberikan pendampingan dari dosen terkait dan dari sisi administrasi,” jelas Jajang.

Indra, salah seorang anggota CBC menjelaskan bahwa melalui kewirausahaan tersebut, ia tidak hanya belajar mengaplikasikan teori yang didapatnya di ruang kuliah, tetapi juga dapat belajar mengenal profesi peternak dan penjual sapi potong yang menjadi spesialisasi UKM CBC ini. “Di CBC ini, struktur organisasinya bahkan sudah seperti sebuah perusahaan. Ada direktur, bagian marketing dan sebagainya. Mereka juga dituntut untuk membuat laporan tiap minggu kepada pihak alumni selaku investor,” tambah Jajang.

Program kewirausahaan ini tidak hanya didukung oleh fakultas, tetapi juga oleh Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Peternakan (Ika Fapet). Khusus untuk pengelolaan sapi, saat ini terdapat 99 ekor sapi yang rencananya akan dijual untuk hewan kurban. Dari jumlah tersebut, Ika Fapet menyumbangkan lima ekor sapi, selebihnya dimiliki oleh alumni lain secara perseorangan. Sapi-sapi yang ada di kandang sapi Teaching Farm Sapi Potong ini diganti selama tiga bulan sekali. Setelah tiga bulan, sapi-sapi tersebut dijual ke tempat jagal dan rumah potong. Selain memberi sapi, para alumni juga membantu dari segi biaya perawatannya.

“Sapi-sapi tersebut tidak hanya dititipkan untuk dipelihara dan sebagai sarana praktikum mahasiswa Fapet saja. Tapi juga mahasiswa diberi kepercayaan untuk mengelola dan menjual sapi-sapi tersebut. Apabila mereka tidak berhasil menjual, maka para alumni tersebut mengambil alih penjualannya walaupun mahasiswa pun mendapat keuntungan juga. Bahkan pada periode sebelumnya, mahasiswa pernah berhasil meraup untung sebesar Rp 13 juta dari sapi-sapi yang mereka jual,” jelas Jajang.

Jajang menjelaskan bahwa dukungan Ika Fapet ini pada awalnya dimulai dari pertemuan para alumni pada tahun 2008. Dari pertemuan tersebut muncul ide farm stay dimana mahasiswa dapat tinggal di kampus, khususnya di peternakan, untuk mengelola peternakan dari mulai proses ternak masuk, pemeliharaan hingga penjualan.

“Fakultas sendiri terbatas anggaran biaya untuk kegiatan semacam ini. Dengan adanya kerja sama dengan alumni yang telah berhasil di bidang sapi potong ini, terwujudlah farm stay seperti yang dilakukan para mahasiswa anggota CBC disini. Keuntungannya bagi mahasiswa, mereka dapat mempelajari bisnis sapi potong ini secara nyata,” jelas Jajang.

Tidak hanya memberi pelajaran bisnis secara nyata, program kewirausahaan ini rupanya dapat dijadikan program sosial. Ada mahasiswa Fapet yang kurang mampu secara ekonomi dapat terbantu melalui program ini. “Selain menitipkan sapi, membantu biaya pemeliharaan, mereka juga menggaji mahasiswa kurang mampu tersebut untuk mengurusi sapi-sapi disini,” lanjut Jajang.

Selain CBC yang berbisnis sapi potong dan sapi untu kurban, ada juga PG 30 yang berbisnis domba untuk kurban. Selain itu, ada juga Rabbit Ranch yang tiap hari minggu berjualan kelinci di pasar kaget Jatinangor. Sedangkan KSPTP, menjual susu murni di lingkungan Unpad.

Sumber: http://www.unpad.ac.id/berita/alumni-fapet-berkontribusi-dukung-kewirausahaan-di-kampus/

Trackback from your site.

Leave a comment