Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Ayam Pelung, Plasma Nutfah Indonesia dari Jawa Barat

Written by admin on November 28, 2010. Posted in Event

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Untuk lebih memperkenalkan ayam pelung sebagai plasma nutfah Jawa Barat kepada masyarakat luas, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran yang tergabung dalam Kelompok Profesi Ternak Unggas (KPTU) menyelenggarakan Kontes Ayam Pelung 2010, Minggu (28/11) di Plaza Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPTU Ki Ageng Sarwono (19), mahasiswa Fapet angkatan 2008. Ia juga menjelaskan bahwa kontes ayam pelung ini ada beberapa kriteria yang digunakan dalam penilaian. Kriteria tersebut diantaranya ada tiga kategori yaitu kategori suara, kategori penampilan, kategori bobot.

“Untuk kategori suara ada empat penilaian. Pertama, suara awalan, kemudian suara tengah, suara akhir  serta keserasian. Penilaian dari kategori ini dicari nilai yang paling tinggi dari ranking 1 sampai 15,” kata Ki Ageng

Kategori berikutnya yaitu kategori penampilan. Kategori ini melihat dari penampilan eksterior ayam pelung misalnya kepala, badan, ekor, bulu, dan kaki. Sementara kategori bobot, dicari bobot ayam yang paling besar berat badannya.

Peserta yang mengikuti kontes ayam pelung berasal dari kabupaten-kabupaten di sekitar Jawa Barat. Seperti dari daerah Bandung, Sumedang, Cianjur, Garut, Sukabumi, serta Tangerang provinsi Banten. Jumlah peserta yang mengikuti kontes ayam pelung 2010 ini diperkirakan sekitar 130 orang, memperebutkan piala Rektor Unpad dan uang tunai masing-masing sebesar Rp. 500.000 untuk Juara I, Juara II Rp. 350.000, dan Juara III Rp. 250.000 dengan biaya pendaftaran Rp. 50.000

Menurut Ki Ageng ayam pelung merupakan plasma nutfah asli Indonesia dari Jawa Barat, namun hal tersebut sangat disayangkan karena kurang begitu dikenal oleh kalangan orang Jawa Barat itu sendiri.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat mempromosikan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh ayam pelung. Selain itu memberikan dorongan kepada para peternak untuk membudidayakan ternak ayam pelung, supaya menjadi lebih berkembang,” ujar Ki Ageng

Ditambahkannya, kontes ayam pelung merupakan bagian dari budaya Jawa Barat dalam upaya melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, serta menjalin silaturahmi antara peternak ayam pelung dengan akademisi perguruan tinggi serta birokrat instansi pemerintah. (BNS)

Trackback from your site.

Leave a comment