Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Kesinambungan dan Keberlanjutan Teaching Farm

Written by admin on July 30, 2009. Posted in Pengabdian Masyarakat

[peternakan.unpad.ac.id, 30/09/2009] Tujuan dibentuknya kegiatan Teaching Farm sapi potong yaitu membantu mahasiswa yang tidak mampu melalui beasiswa secara tidak langsung yaitu dengan pembiayaan tenaga kerja.

Pola kerjasama ini melibatkan alumni, fakultas dan para mahasiswa yang sampai saat ini aktif tercatat 30 orang yang dibagi ke dalam tujuh tim dimana satu tim terdiri dari 4-5 orang. Demikian keterangan yang disampaikan oleh Teguh Yudi Setiawan mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad angkatan 2006, yang kebetulan aktif dalam bidang kegiatan kemahasiswaan CBC (Catle and Buffalo Club).

Dalam kesempatan yang sama Teguh menuturkan bahwa fasilitas Teaching Farm ini harus dijaga keberlanjutan dan kesinambungannya. “Saya mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pemerintah daerah dan Fakultas serta pihak-pihak yang terkait agar fasilitas teaching farm jangan sampai ditutup.” kata Teguh

Program Farm Stay Berlokasi di Test Farm Unggas di Kawasan Sustainable Livestock Techno Park (SLTP)

Written by admin on April 22, 2009. Posted in Pengabdian Masyarakat


Program Farm Stay pemeliharaan broiler dilakukan di kawasan Sustainable Livestock Techno Park (SLTP) Test Farm Unggas Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, menggunakan kandang sistem semi Close House dengan tujuan agar temperatur kandang, kelembaban, serta suhu dapat terkendali dengan baik terutama dalam memelihara ayam broiler.

Banyak keunggulan lainnya dengan menggunakan metode semi Close House salah satu diantaranya yaitu dapat mempengaruhi tingkat kepadatan atau density yang bisa mencapai 50 persen.

“Sebagai contoh dengan menggunakan metode semi Close House misalnya ayam broiler yang diternak berjumlah 10 ekor, dapat bertambah density menjadi 15 hingga 20 ekor.” Kata Endang Sujana, S.Pt., MP Kepala Unit Test Farm Fakultas Peternakan Unpad yang juga merupakan salah satu staf pengajar di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.

Polymerase Chain Reaction, Alat Rekayasa Genetik

Written by admin on April 8, 2009. Posted in Pengabdian Masyarakat

Polymerase Chain Reaction atau yang disingkat dengan PCR merupakan alat yang berfungsi untuk mengetahui genetika (gen), kelainan metabolik, penyakit bawaan, hingga mendeteksi penyebaran virus.

Teknik PCR yang pertama kali ditemukan oleh Karl B. Mullis pada tahun 1985 menjadi populer di kalangan ilmuwan yakni dengan pengembangan DNA yang dapat disintesiskan secara cepat.