Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-10. “Peranan Teknologi Peternakan Aplikatif dalam Akselerasi Pencapaian SDGs dan Peranan Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat”. 13-14 November 2019, Bale Sawala Rektorat Unpad Jatinangor.

Potensi Maksimal Jawa Barat 30 Persen Dalam Penuhi Konsumsi Daging Sapi

Written by bayuns on November 13, 2015. Posted in Pengabdian Masyarakat

Workshop Fapet 2015.1 Workshop Fapet 2015.2 Workshop Fapet 2015.3

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Penduduk provinsi Jawa Barat yang berjumlah sekitar 45 juta jiwa, merupakan potensi pasar berbagai komoditi. Salah satunya adalah komoditi sapi potong. “Kami akan melakukan program apa saja. Kalau dihitung permintaan, 400 ribu ekor per tahun. Artinya masih mendatangkan dari luar provinsi sebanyak 70 persen. Dipasok diantaranya dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Madura termasuk impor,” kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, Ir. Dody Firman Nugraha saat menjadi narasumber pada Workshop yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan di Bale Rucita, Kamis (12/11).

Rektor Unpad: Optimasi Resources, Tapi Jangan Sampai Eksploitasi

Written by bayuns on November 11, 2015. Posted in Pengabdian Masyarakat

Semnas Fapet 7.1 Semnas Fapet 7.2 Semnas Fapet 7.3

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Berbicara peternakan berkelanjutan, bukan hanya sektor penyediaan saja, namun sisi permintaan juga harus dicari solusinya. Demikian pernyataan Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr. saat membuka Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-7 dengan tema “Pengembangan Sumber Daya Lokal Dalam Agribisnis Peternakan” yang berlangsung di Bale Sawala, Rabu (11/11).

Diky Ramdhani, Ph.D., “Kita Punya Banyak Tanaman Lokal untuk Feed Additive Ternak”

Written by bayuns on October 19, 2015. Posted in Pengabdian Masyarakat

humas-unpad-2015_09_30-EOS-7D-10_25_08-00063624

[Unpad.ac.id, 19/10/2015] Tanaman teh (Camellia sinensis) selama ini dikenal memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Namun, selain baik dikonsumsi manusia, teh juga baik untuk meningkatkan performa produksi ternak ruminansia. Hal tersebut telah diteliti dengan baik oleh Diky Ramdhani, S.Pt., M.Anim.St., Ph.D.