Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Dibutuhkan Teknologi Pembuatan Pakan Murah

Written by bayuns on October 4, 2012. Posted in Event

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, menyelenggarakan Roundtable Discussion dengan pokok bahasan “Konservasi dan Pengembangan Itik Lokal Jawa Barat (Itik Cihateup dan Itik Pajajaran), di Jatinangor, Kamis (4/10).

Dalam pertemuan ini terungkap berbagai kendala yang dihadapi yakni, tidak ada standarisasi harga, dan harga pakan yang mahal. Untuk mengatasi hal tersebut Dr. Hendi Setiyatwan menyarankan agar semua pihak memperhatikan empat aspek meliputi peternak, hewan ternak, lahan, serta penerapan teknologi pembuatan pakan.

“Diperlukan upaya swasembada pakan dan pemetaan wilayah bahan baku pakan. Selain itu pakan harus berada di sumber produksi agar dapat diperoleh harga yang murah.” kata Hendi Setiyatwan. Ia menambahkan para peternak atau perusahaan belum mau menggunakan hasil penelitian dari perguruan tinggi, padahal hasil penelitian tersebut diyakini mampu memberikan salah satu solusi agar harga pakan dapat terjangkau oleh peternak.

Acara yang dimoderatori oleh Ir. Dani Garnida, MS ini dilanjutkan dengan pembahasan mengenai pola pembibitan itik yakni “Pembibitan Praktis Itik Petelur (Pendekatan Pola Pembibitan Industri)” dengan narasumber Dr. Agr. Ir. Asep Anang, M.Phil.

“Dalam memilih jenis itik dapat dipilih itik Bali, itik Tegal dan itik Cihateup. Itik Alabio, merupakan itik petelur yang bisa memproduksi telur sebanyak 270 butir telur. Untuk itu, keberhasilan program pembibitan, ditentukan oleh performa ternak yang dihasilkan, dengan melakukan uji lapangan,” katanya. (BNS)

Trackback from your site.

Leave a comment