Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-VIII. "Pengembangan Ternak Lokal Dalam Mencapai Sustainable Development Goals". Tanggal 16 November 2016 | Download Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-7

Doa dan Usaha Antarkan Kurniawan Raih Predikat IPK Tertinggi

Written by bayuns on November 8, 2012. Posted in Event

[Unpad.ac.id, 07/11/2012] Banyak orang yang tak menyadari bahwa doa dan usaha merupakan kekuatan manusia paling utama. Namun tidak bagi Kurniawan, mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad angkatan 2008. Ia menyadari betul tanpa adanya doa dan usaha predikat wisudawan dengan IPK tertinggi, 3,95, dalam program sarjana pada Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2012/2013 takkan mungkin diraihnya.

“Intinya berdoa. Jangan takut belajar atau ujian sesusah apapun, ikut organisasi sesibuk apapun, wirausaha seribet apapun, yang penting kuncinya doa. Dengan doa yang dibarengi usaha, insya Allah semuanya akan digampangkan,” ujar Kurniawan yang akrab disapa Ikuy ketika ditemui sesaat setelah prosesi Wisuda di kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (06/11).

Lebih lanjut anak kedua dari empat bersaudara yang lahir pada tanggal 1 Juni 1989 ini menceritakan juga bahwa pada awalnya ilmu peternakan bukan merupakan salah satu minat yang ingin didalaminya, karena ia lebih tertarik pada bidang matematika. Namun, setelah terjun di bidang ini justru ia sadari banyak sekali ilmu yang bisa didapat sekaligus diaplikasikan di tengah masyarakat.

“Di peternakan kita engga harus nunggu lulus dulu, tapi ketika kuliah juga kita bisa mengaplikasikan keilmuan kita, beternak sekaligus berwirausaha,” tambahnya.

Tak hanya dalam bidang peternakan saja. Diakuinya, selama kuliah ia juga banyak mendapat pengalaman berharga terutama dari para dosen yang membimbingnya dalam melakukan penelitian. “Mereka mengajarkan bagaimana caranya untuk berjiwa besar, menjadi orang besar, berpikir besar, dan bagimana caranya kita berkontribusi besar untuk orang lain,” ucapnya.

Selama mengenyam bangku kuliah, Kurniawan juga turut aktif di berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan pernah menjabat sebagai ketua BPM Fakultas Peternakan. Selain itu, ia juga berkesempatan untuk menulis buku bersama dengan salah satu guru besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof. Dr. Syafril Darana, mengenai produksi ternak unggas.

Walaupun telah berhasil meraih titel Sarjana Peternakan (S.Pt.), Kuniawan sendiri mengaku masih belum puas dengan beberapa hal terkait dengan penelitiannya yang berjudul “Model Kurva Produksi Susu Sapi pada Pemerahan Pagi dan Siang Periode Laktasi I”. Baginya, masih banyak hal yang mesti digali lebih lanjut untuk menyempurnakan penelitiannya tersebut.

“Saya belum puas atas penelitian yang saya lakukan. Entah kenapa saya merasa masih banyak hal yang masih perlu dieksplore dalam penelitian tersebut,” tuturnya.

Sesuai dengan bidangnya, ia juga menyimpan sebuah harapan besar bagi negeri ini dimana suatu saat nanti Indonesia dapat berdiri sendiri tanpa harus tergantung pada negara lain bahkan mungkin bisa dibutuhkan oleh negara lain dalam bidang ternak.

“Semoga swasembada dagingnya bisa terpenuhi. Dan sebisa mungkin mengurangi impor sapi potong, kemudian bahan pakan tidak tergantung pada negara lain,” ucapnya.

Kedepannya, Kuniawan sendiri berharap dapat melanjutkan studinya pada jenjang yang lebih tinggi di program magister. Selain itu, harapan lainnya yang ia ingin wujudkan adalah dapat bekerja di sebuah perusahaan peternakan sapi potong, sebuah tantangan berat yang ingin ia jalani untuk mengaplikasikan ilmunya.

Sementara itu, jika ada kata lain yang melebihi kata bangga untuk diucapkan, maka kata itulah yang akan keluar dari mulut Yayat Hidayat dan Nining, kedua orang tua Kurniawan. Kurniawan yang di mata mereka merupakan anak yang selalu mematuhi orang tuanya ini diharapkan dapat memperdalam sekaligus mengaplikasikan ilmunya untuk negara. “Ilmu itu harus terus ditambah, dimanfaatkan, dan dibaktikan kepada bangsa, negara dan untuk kedua orang tua,” ujar Yayat Hidayat.

Sumber: http://www.unpad.ac.id/2012/11/doa-dan-usaha-antarkan-kurniawan-raih-predikat-ipk-tertinggi/

Trackback from your site.

Leave a comment