Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Dorong Kemampuan Peternak Sapi Perah

Written by bayuns on September 13, 2013. Posted in Pengabdian Masyarakat

Judging

Bandung, (PR).- Keterampilan judging (memilih) sapi perah berkualitas lebih baik tengah disosialisasikan di Jawa Barat sebagai upaya untuk mendorong hasil usaha peternakan sapi perah yang lebih baik, di saat banyak masyarakat sedang meminati usaha tersebut akhir-akhir ini.

Abdullah Fathul Alim, instruktur di bidang tersebut, di Bandung, Minggu (8/9/2013), mengatakan, keterampilan itu terkait dengan alternatif pemilihan ternak replacement stock (pengganti) pada kondisi tidak ada catatan performanya.

Pelatihan tersebut, menurut dia, sengaja dilakukan kepada 98 mahasiswa peternakan dan pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) peternakan, terutama untuk memperoleh pengetahuan praktis yang sangat bermanfaat pada saat terjun ke usaha peternakan, baik sebagai pemilik maupun pekerja.

Ia menjelaskan, saat ini usaha peternakan sapi perah banyak diminati masyarakat di Jawa Barat sebagai upaya untuk memperoleh penghasilan secara harian dari menjual susu. Akan tetapi, masih banyak peternak yang belum dapat memilah-milah mana ternak yang seharusnya sudah apkir dan mana ternak yang harusnya dipertahankan untuk memperoleh keturunan yang lebih baik.

“Melalui kemampuan judging, akan diperoleh pengetahuan tentang seleksi yang memadai dan menyebar di masyarakat. Ternak sapi perah yang diapkir, merupakan yang benar-benar kondisinya kurang baik, sehingga yang tersisa adalah ternak-ternak berkondisi lebih baik untuk menghasilkan keturunan lebih baik,” ujar Abdullah yang juga pegawai Dinas Peternakan Jawa Barat.

Pada sisi lain, tutur dia, kemampuan judging juga akan bermanfaat untuk menghasilkan produktivitas susu lebih baik. Hasil akhirnya harus meningkatkan nilai ternak, dimana kemampuan judging akan sangat bermanfaat pada berbagai sentra peternakan sapi perah di Jawa Barat.

Disebutkan, pelatihan judging tersebut dilakukan kepada para peserta dari Cikole dan Pangalengan Bandung, Tangerang, peternak sapi perah dari Banjaran, Lembang, Pangalengan, Tanjungsari, dan Jatinangor Sumedang. Selain pelajar dan mahasiswa, peserta terdiri atas guru, dosen, unsure pemerintahan bidang peternakan yang berminat.

Sementara itu, Hermawan selaku ketua panitia mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan menyambut 50 tahun Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, dimana alumni angkatan 1978 fakultas tersebut bekerja sama dengan Kelompok Studi Profesi Ternak (KSPTP).

Dikatakan pula, kemampuan judging juga bermanfaat jika diadakan lomba ternak. Ini akan mendorong para peserta mengupayakan ternaknya sebaik mungkin, sesuai dengan kriteria penilaian sejalan performanya. (A-81)***

Sumber: Pikiran Rakyat, Senin 9 September 2013

Trackback from your site.

Leave a comment