Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Industri Poultry, Aktratif dan Prospektif

Written by admin on November 29, 2010. Posted in Event

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Perusahaan Sierad Produce Tbk, merupakan perusahaan yang sudah go public dengan jumlah pemilik saham lebih dari 10.000 orang. Berdiri 25 tahun yang lalu, kumpulan dari 12 perusahaan. Bidang bisnis yang utama adalah feedmill. Memiliki tiga feedmill di Lampung, Balaraja, dan Surabaya.

Feedmill Surabaya adalah salah satu feedmill terbesar di Asia. Yang dalam proses pengerjaannya, semua dikontrol secara otomatis. Banyak para ahli nutrisionis dan ahli pakan hewan dari berbagai negara yang bekerja di Sierad Produce Tbk khususnya Indonesia.

Hal ini dikemukakan oleh Liliek JWH perwakilan dari PT Sierad Produce Tbk, saat menyampaikan presentasi dalam acara Rekrutmen PT Sierad Produce Tbk yang bekerja sama dengan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Senin (29/11) di Gedung IV Amphiteater.

“Jika tingkat konsumsi penduduk meningkat dua kali lipat diperkirakan membutuhkan satu milyar ayam baru per tahun di Indonesia. Artinya, bisnis perusahaan harus dikembangkan. Dengan kata lain ruang pertumbuhan dari bisnis industri poultry masih sangat lebar. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, karena penduduknya besar. Kedua, industri sedang tumbuh. Ketiga, tingkat konsumsinya masih kecil,” kata Liliek

Menurutnya, PT Sierad Produce Tbk memproduksi 105 juta ekor DOC per tahun. Dan untuk tahun depan ditargetkan 150 juta ekor DOC per tahun yang merupakan 60 persen dari komposisi penduduk Indonesia. Artinya, sedemikian besarnya ruang pertumbuhan bisnis. Hal ini ditunjang dengan dukungan dari pemerintah, terkait dengan pendapatan penduduk.

“Kalau penduduk kota dan pedesaan pendapatannya naik,  maka tingkat konsumsi ayam akan meningkat. Hal tersebut akan meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat itu sendiri. Kesimpulannya kalau dilihat dari sisi industri sangat aktratif dan prospektif,” ujar Liliek

Ia mengatakan, PT Sierad Produce Tbk memiliki Hatchery di Sukabumi dan di Lamongan, serta rumah potong ayam terbesar di Indonesia yang terletak di Parung Jawa Barat. Rumah potong ini mempunyai kapasitas 8000 ekor per jam. Dan untuk tahun depan, akan ditingkatkan menjadi 100.000 ekor per hari.

“Semuanya mengikuti standar ISO, Good Manufatur Practice, serta ketentuan-ketentuan lainnya. Dan yang terpenting adalah produk yang dihasilkan halal,” kata Liliek

Dijelaskannya perkembangan penjualan industri poultry di Indonesia mencapai 5-8 persen. PT Sierad Produce Tbk berhasil meraih target 30-40 persen. Hal tersebut merupakan akselerasi yang kuat. Dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan program perekrutan lulusan sarjana baru untuk mengisi kemampuan teknis dan manajerial. (BNS)

Trackback from your site.

Leave a comment