Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Kuliah Umum Unilever Indonesia

Written by bayuns on May 22, 2015. Posted in Event

Unilever Indonesia.1 Unilever Indonesia.2 Unilever Indonesia.3

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Dalam sebuah perusahaan atau industri, umumnya terdapat sebuah sistem yang mengatur persediaan atau stok barang yang dibutuhkan dan dapat diperoleh. Sistem persediaan ini dikenal dengan rantai suplai—rantai pasokan (Supply Chain). Unilever sebagai perusahaan Produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di Indonesia menyadari betapa pentingnya sistem Supply Chain yang digunakan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ir. Benny Hasnuddin yang menjabat Source Unit Director Ice Cream Walls Factory, pada Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Unilever Indonesia di Gedung Amphiteater, Jumat (22/5).

Ia menjelaskan, sistem Supply Chain Unilever Indonesia meliputi empat hal pokok yakni Planning, Sourcing, Manufacturing, serta Logistic dan Customer Service. “Semua sistem tadi, diawali dengan Forecast atau perencanaan yang baik. Namun dalam hal pengadaan atau procurement, sebaiknya jangan membeli bahan baku saja. Kalau bisa, para mahasiswa sejak dini, mau untuk mempelajari Finansial Costing,” tegasnya.

Tujuan procurement adalah memastikan agar proses berjalan lancar, sehingga produk dan jasa yang dibutuhkan diperoleh pada saat yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dengan kualitas dan harga yang tepat. “Procurement mestinya harus dilakukan dengan inovatif dan sustainability,” ujar Benny.

Menurutnya, Unilever Indonesia di bidang manufaktur terdiri atas High Technology dan Low Technology. Dengan berbagai unsur penting didalamnya seperti Safety, Quality, Customer Service, Cost and Cash. Begitu pula dengan volume yang terbentuk yakni High Volume dan Low Volume. “Tugas paling penting terletak pada distribusi yang ditujukan untuk memenuhi pasokan dalam negeri dan luar negeri. Khusus cara pengiriman ke luar negeri, data yang masuk dihitung dan diolah berdasarkan data permintaan pelanggan,” tuturnya. (BNS)

Trackback from your site.

Leave a comment