Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Mengapa Usulan Saya Koperasi?

Written by admin on July 31, 2008. Posted in Informasi Umum

Assalamu’alaikum wR. wB.

Surat ini ditulis dalam rangka menyambut dan memeriahkan “BAKTI ALUMNI UNTUK ALMAMATER” tanpa bermaksud mendahului konsep yang MUNGKIN sudah ada, apalagi menggurui tokoh-tokoh yang tentunya lebih paham. Boleh dikatakan, tulisan ini hanyalah usulan dari akar rumput alumni yang “kasieunan teu diaku umat”. Selain itu, tulisan ini bisa saja hanya untuk meramaikan mailist supaya tidak terlalu sepi..

LATAR BELAKANG

Cukup minder ketika wacana tentang koperasi saya coba luncurkan dalam mailist ini. Kata koperasi sepertinya menjadi kata yang asing, aib, tabu, dan tidak populer untuk dibicarakan. Akan tetapi, adrenalin saya kembali bangkit manakala salah seorang senior yang saya segani memberikan apresiasinya.

Bahwa sejarah, ideologi, prinsip dan azas koperasi tentu sudah sangat dikenal mengingat pelajarannya sudah mulai diterima dari sejak SMP. Namun dari sisi yang berhubungan dengan “Alumni Peduli Kampus”, ada beberapa alasan sempit mengapa wacana koperasi saya kemukakan, yaitu :

1. Kepedulian alumni terhadap almamaternya akan bersifat instan satu-dua kali jalan, jika hanya mengandalkan sumbangan-sumbangan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat produktif.

2. Tidak semua alumni akan merasa bagian dari IKA FAPET UNPAD, jika “Alumni Peduli Kampus” partisipasinya hanya dari kalangan alumni yang mampu menyumbang dengan jumlah minimal tertentu yang belum tentu semua alumni sanggup memenuhinya. Setidaknya begitulah yang saya rasakan sebagai “alumni yang belum berhasil namun tetap saja ngotot ingin berpartisipasi”.

3. Perlu suatu wadah yang kriterianya sebagai berikut :

a. secara perundang-undangan diperkenankan menghimpun dana (memupuk modal) secara periodik, sekaligus diperkenankan pula untuk menyalurkannya dalam bentuk usaha-usaha komersial dan sosial.

b. secara perijinan legalitas relatif paling mudah dan murah untuk ditempuh.

c. secara keorganisasian tetap memfungsikan IKA sebagaimana organisasi induk untuk berperanserta, dengan kata lain wadah dibentuk bukan sebagai tandingan IKA.

Berawal dari kriteria-kriteria tersebut, tentu mudah ditebak bahwa wadah yang dimaksud adalah KOPERASI terutama jika dihubungkan pula dengan model dan sistem keuangannya. Coba bandingkan jika dibentuk Yayasan, apakah diperkenankan menyalurkan dana untuk usaha-usaha komersil? Jika dalam dibentuk PT atau CV, apakah mudah dan murah perijinannya? Jika memanfaatkan organisasi yang sudah ada (dalam hal ini IKA) apakah bisa diperkenankan untuk menghimpun dana sekaliguas menyalurkannya seperti halnya koperasi dikarenakan IKA adalah organisasi kemasyarakatan.

MODEL KEUANGAN KOPERASI

NERACA

AKTIVA

PASSIVA

HARTA LANCAR

HUTANG

Kas

Simpanan Sukarela

Bank

Hutang Lainnya

Piutang

Perlengkapan

MODAL

Simpanan Wajib

HARTA TETAP

Simpanan Pokok

Tanah

Penyertaan Modal

Bangunan

Donasi

Peralatan

Sisa Hasil Usaha

SISA HASIL USAHA (SHU) = LABA-RUGI

Pendapatan

Biaya –

Sisa Hasil Usaha (SHU)

SHU Ditahan

SHU Dibagikan

SHU untuk Anggota ( … %)

SHU untuk Pengurus (… %)

SHU untuk Pengawas (…%)

SHU untuk Karyawan (…%)

SHU untuk Pendidikan (….%)

SHU untuk Sosial (….%)

SHU untuk Pembangunan Daerah Kerja (…%)

Dengan model NERACA dan LABA-RUGI seperti di atas maka ada beberapa skenario yang kemungkinan bakal terjadi sebagai berikut :

1. IKA tetap berfungsi sebagai penerima sumbangan (donasi) dari alumni yang berkenan/mampu/ ingin menyalurkan uangnya dalam bentuk sumbangan (donasi). Kemudian IKA menanamkan sebagian donasi tersebut sebagai Penyertaan Modal kepada Koperasi. Sebagaian donasi yang tidak disalurkan untuk Penyertaan Modal ditambah bagi hasil sebagai akibat adanya Penyertaan Modal kepada Koperasi dipergunakan sebagai dana bantuan kepada mahasiswa dan alumni yang kesulitan keuangan.

2. Bagi alumni yang belum berkenan menyalurkan uangnya dalam bentuk sumbangan, dapat langsung berpartisipasi dengan memanfaatkan pos Hutang Lainnya dan Penyertaan Modal, dengan terlebih dahulu memenuhi kewajiban pada pos Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib. Nilai Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib ditentukan kemudian. Yang dimaksud Hutang Lainnya bisa saja berbentuk usaha maro, seperti yang pernah diwacanakan pula dalam mailist ini.

3. Bagi alumni seperti saya, yang merasa hidupnya biasa-biasa saja, bisa menyalurkan uangnya cukup ke pos Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib.

4. Usaha-usaha komersial yang nantinya dijalankan koperasi diharapkan mampu menggaji dan menghidupi Pengurus dan Pengelola. Jika selama ini sudah ada wacana untuk memperkerjakan mahasiswa yang kesulitan keuangan, maka tidak ada salahnya untuk dilaksanakan, namun lebih baik untuk tidak terlalu memberikan beban dan tanggung jawab yang terlalu besar, karena kewajiban inti mahasiswa adalah belajar. Untuk itu diusulkan agar mahasiswa2 yang diperkerjakan ini hanya bersifat membantu saja dengan status sebagai part timer. Sedangkan pengurus dan pengelola utamanya adalah para alumni yang sedang tidak bekerja namun berpengalaman atau bisa juga dari alumni yang baru lulus sebagai sarana magang. Hal ini pernah diwacanakan pula dengan adanya contoh kegiatan IKA dari universitas lain.

5. Koperasi bisa langsung menyalurkan dana sosialnya kepada mahasiswa atau alumni yang membutuhkan karena adanya pembagian SHU untuk Sosial dan Pendidikan, tetapi tidak menutup kemungkinan pula untuk tetap menyalurkannya melalui IKA.

PENGELOLAAN DAN LAPORAN KEUANGAN

Sehubungan dengan berpencar-pencarnya keberadaan alumni maka penyetoran donasi, simpanan pokok, simpanan wajib, penyertaan modal, dll dilakukan dengan menggunakan teknologi internet banking atau via atm, atau setor tunai via bank, yang bukti transaksinya kemudian dikonfirmasikan ke pengurus dan pengelola via internet dan sms dengan cara2 tertentu. Demikian pula halnya, pada saat pengurus dan pengelola ingin membagikan sisa hasil usaha atau bagi hasil karena adanya penyertaan modal. Sisa hasil usaha dibagikan setahun sekali, sementara bagi hasil karena penyertaan modal bisa dilakukan satu bulan atau periode2 tertentu menurut kesepakatan.

Laporan keuangan diharapkan diterbitkan secara terbuka dan transparan setiap bulan di bawah pengawasan IKA.

BENTUK DAN JENIS USAHA

Bentuk dan jenis usaha yang paling ideal adalah yang berhubungan dengan dunia peternakan, namun tetap harus berpegang pada prinsip-prinsip dasar dari usaha komersil, diantaranya : terjaminnya pangsa pasar dan ketersediaan sarana produksi/barang dagang, serta penguasaan teknis dan manajerial dari pengurus dan pengelolanya. Selain itu, pengurus dan pengelolanya harus bekerja full timer. Mengenai hal ini sangat dinanti saran dan masukkan dari alumni yang telah berhasil berkarier sehingga mencapai jabatan penting dan alumni yang berhasil dalam berwirausaha.

PENUTUP

Pada prinsipnya, apapun wadah, bentuk dan jenisnya, tidak akan merubah saya untuk tetap ingin berpartisipasi, yang terpenting adalah ide dan wacana ini TIDAK LAGI hanya sekedar ide dan wacana saja, tetapi HARUS SEGERA TERWUJUD..

Hapunten anu kasuhun..

Salam,

Andi Sobandi Wahri

J1089109

Trackback from your site.

Leave a comment