Fakultas Peternakan Menggelar Pembekalan Wawasan Pelayanan Prima Dimensi TERRA untuk Tenaga Kependidikan

Suasana Pembekalan Wawasan Pelayanan Prima Dimensi TERRA,
di Amphyteater Gd. 4 lt. 3 Kampus Fapet Unpad, Jatinangor, Kamis (7/11)

[JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id, 15/11/2019] – Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran menggelar kegiatan Pembekalan Wawasan Pelayanan Prima dengan mengenalkan Dimensi Pelayanan Prima TERRA kepada para Tenaga Kependidikan dalam rangka ‘recharge untuk mempersiapkan peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Fakultas, bertempat di Ruang Amphyteater Gedung 4 Lt. 3 Kampus Fapet Unpad, Jatinangor, Kamis (7/11).

Suasana Pembekalan Wawasan Pelayanan Prima Dimensi TERRA,

di Amphyteater Gd. 4 lt. 3 Kampus Fapet Unpad, Jatinangor, Kamis (7/11)

Kegiatan Pembekalan tersebut menghadirkan pembicara tunggal Prof. Dr, Hj, Diana Harding, M.Si., Psikolog , Guru Besar Fakultas Psikologi Unpad dengan Tema “ Pelayanan Prima Dimensi TERRA : 1)Tangible (Kewujudan/Physical); 2)Empathy (Rasa Pemahaman terhadap Customer); 3) Realibility (kehandalan), 4)Responsiveness (Kecepatanggapan); serta 5) Assurance (Keyakinan/Jaminan bagi Customer)”. Topik yang disampaikan yaitu Motivasi dan Sikap Tenaga Kependidikan berbasis Pelayanan Prima”.

Pembekalan bagi Tenaga Kependidikan tersebut dibuka secara resmi oleh  Dekan Fakultas Peternakan Unpad Prof. Dr. Ir. Husmy Yurmiati, MS., IPU. Dalam sambutannya, Prof. Husmy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Pekan Ilmiah bagi tendik bersama dengan Pekan Ilmiah Dosen dan Mahasiswa yang merupakan rangkaian Dies Natalis ke-56 Fakultas Peternakan

Unpad. Peningkatan Kualitas Layanan Tenaga Kependidikan selalu menjadi issue penting bagi kepuasan ‘customer Fapet; apakah Mahasiswa, Dosen, pihak lain bahkan Tendik sendiri serta menjadi upaya Fakultas Peternakan dalam perwujudan Implementasi ISO 9001 : 2015.

“Keluhan-keluhan dalam pelayanan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Peternakan perlu dihindarkan, sehingga pembekalan wawasan pelayanan prima perlu diikuti oleh Tenaga Kependidikan untuk mengevaluasi motivasi dan sikap dalam pelayanan” ungkapnya.

Dalam topik bahasannya Prof. Diana Harding yang bertindak sebagai Narasumber menjelaskan Pelayanan Prima (Service Excellence) dengan dimensi TERRA serta implementasinya dalam pelayanan tendik sehari-hari, Pembekalan Wawasan Pelayanan Prima tersebut memaparkan bahwa dalam pelayanan diperlukan Etos Kerja dari Sumber Daya Manusia yang ada. Beliau mengungkapkan bahwa “ Seharusnya Pelayanan Excellent sudah naik ke tingkat Pelayanan yang Unik, yaitu citra pelayanan yang mempunyai ke-‘khas’-an” sehingga menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian Fakultas Peternakan Unpad.

“ Manusia itu analoginya ibarat Gergaji, harus diasah agar tajam, mengkilat” , katanya. Sumber Daya Manusia dalam interaksi perlu memperhatikan perbedaan karakter, Ia memberi saran kepada para Tenaga Kependidikan agar dalam bekerja harus mampu merasakan bahwa kehadiran tenaga kependidikan itu mempunyai arti untuk Fakultas Peternakan.

Diana memberi challenge untuk tenaga kependidikan agar mampu “ Jual Diri”, dengan maksud; (1) Jual diri dengan Kecerdasan Otak Intelektual (peningkatan wawasan diri serta mampu menangkap instruksi) (2) Jual Diri dengan menunjukkan Moralitas yang harus tinggi serta (3) Jual Diri dengan kemampuan mengendalikan Emosi/mampu mengendalikan diri dengan berfikir jernih. Hal ini sebagai perwujudan dari sasaran dan manfaat Service Excellence yaitu Kecepatan; Ketepatan; Keramahan dan Kenyamanan dalam pelayanan yang berorientasi pada pelanggan atau customer.

Pemusatan perhatian pada customer/Pelanggan ini ditunjukkan dengan menjadi pendengar yang baik, Peka terhadap kebutuhan customer, mengerti perasaan customer, menghargai customer serta memenuhi harapan customer.

“Sumber Daya Manusia yang Fit and Fresh perlu diwujudkan dengan ‘effort yang maksimal dan Do’a yang maksimal. Hal ini dengan memperhatikan berbagai Motiv yang ada dalam sikap/ interaksi manusia, yaitu; Motiv Power ( penuh dengan power/kekuasaan), Motiv Aviliasi (penuh dengan kekeluargaan) serta Motiv Prestasi (penuh rasa berprestasi)”, tutur Diana.

Kegiatan pembekalan ini memberi kesan positif dari tenaga kependidikan, seperti halnya berbagai pesan yang disampaikan narasumber dalam memotivasi Tenaga kependidikan untuk menghadapi perubahan, sehingga perubahan dari Zona Nyaman ke Zona Kompetitif harus terus dipersiapkan. Perumpamaan berselancar-pun menjadi hal yang disampaikannya dalam memotivasi peningkatan daya tahan diri dengan berfikir positif menghadapi tekanan atau gelombang perubahan yang niscaya pasti terjadi dalam kehidupan maupun berorganisasi.

“Weljustisment (mudah beradaptasi) merupakan salah satu cara dalam membangun sikap dan motivasi pada Pelayanan prima,” pungkasnya. (Nurhaeni, 15/11/2019)