Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Pelatihan dan Magang Mahasiswa Peternakan Unpad di Australia

Written by bayuns on May 4, 2015. Posted in Event

IAPISP.1 IAPISP.2 IAPISP.3

Program pelatihan dan magang di Peternakan Sapi Potong di Australia Utara dirintis oleh UKM keprofesian fakultas peternakan UNPAD yaitu Cattle and Buffalo Club bekerjasama dengan ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia) dan NTCA (Northern Territory Cattlemen Association) di Australia. Program ini berlangsung selama 66 hari dimulai tanggal 12 April sampai 16 Juni 2015 mendatang.

Fakultas Peternakan UNPAD mengirimkan 3 delegasi yaitu Muhammad Yunizar Hadiansyah (2013), Muhammad Ali Rahman (2013) dan Attin Syahnurottin (2012). Seleksi diikuti 67 pendaftar yang merupakan mahasiswa akif dari seluruh Fakultas Peternakan di Indonesia dan diambil 20 peserta yang terpilih. Tahapan seleksi yaitu dengan mengirimkan berkas seperti hasil tes TOEFL minimal 450, cv peserta, dan Essay. Tahapan terakhir yaitu presentasi dan interview oleh perwakilan dekan dan dosen fakultas peternakan, dan perwakilan dari NTCA.

Kegiatan awal saat sampai di Darwin yaitu kunjungan ke konsulat Indonesia untuk Northern Territory dan Northern Territory Development office yang terletak di Darwin. Setelah 2 hari di Darwin, peserta menuju Katherine untuk mengikuti pelatihan diantaranyacivil train and hazard identification, Provide basic emergency life support, Health and safety work, Animal welfare, horse riding, motorcycle and quadbike riding di Katherine Rural College milik Charles Darwin University selama 3 minggu. Kemudian peserta dibagi menjadi 2 kelompok untuk mendapatkan pengenalan, pelatihan sekaligus penelitian di Douglas daily research station dan Kidman Spring research station milik pemerintah Northern territory. 1 mahasiswa fakultas peternakan UNPAD, M. Ali rahman tergabung dengan kelompok yang berangkat menuju Douglas Daily Research Station, sedangkan 2 mahasiswa lainnya yaitu Attin syahnurottin dan Muhammad Yunizar Hadiansyah termasuk dalam kelompok yang berangkat menuju Kidman Spring Research Station.

Dibangun 54 tahun yang lalu, Kidman Spring dibangun untuk penelitian mengenai breeding dan rumput yang digunakan untuk pakan ternak. Terdapat juga burning trial, yaitu lahan khusus yang dibakar selama periode yang ditentukan untuk mengetahui pertumbuhan rumput, legum dan gulma yang ada dilahan tersebut untuk kepentingan ilmiah dan kemajuan bidang peternakan dan pertanian di Northern territory, Australia. Presentase keberhasilan breeding di kidman spring mencapai 94% menunjukkan tingkat kesuburan yang tinggi.Pemerintah Australia menggelontorkan dana kurang lebih 900.000 dollar Australia untuk pengembangan 7 tempat penelitian seperti kidman spring. Semua kegiatan yang dilakukan merupakan persiapan untuk kegiatan selanjutnya yaitu cattle station placement yaitu praktek kerja lapangan dan mencoba langsung menjadi peternak di industri peternakan Australia selama 6 minggu.

Tujuan program ini untuk mempererat silaturahmi kedua negara, memberikan pengalaman juga bermanfaat untuk transfer keilmuan mengenai industri sapi potong di Australia. Pelatihan serta pengalaman yang didapat oleh peserta diharapkan dapat membantu perkembangan industri peternakan khususnya komoditas sapi potong di Indonesia.

 

By: Muhammad Yunizar Hadiansyah

Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Angkatan 2013

Trackback from your site.

Leave a comment