Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-VIII. "Pengembangan Ternak Lokal Dalam Mencapai Sustainable Development Goals". Tanggal 16 November 2016 | Download Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-7

Peternak Kelinci, Harus Berbasis Kelompok Dengan Skala Industri

Written by bayuns on September 2, 2013. Posted in Event

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Kebutuhan pangan hewani akan terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk di dunia. “Menurut FAO, dunia sebaiknya dihuni oleh 4 miliar orang. Jika saat ini penduduk dunia sudah mencapai sekitar 11 miliar, maka konsumsi pangan yang dibutuhkan bertambah sebesar 50 persen dari sekarang,” kata Dr. Yono C Raharjo peneliti dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) saat menyampaikan materi pada Studium Generale di Gedung 4 Amphiteater Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Senin (2/9).

Menurut Yono, khusus untuk peternakan kelinci di Indonesia, kendala yang dihadapi terkait pada dua persoalan pokok yaitu peternakan dengan skala yang terlalu kecil dan para peternak yang sulit untuk diajak bekerjasama. “Ini akan berdampak pada rendahnya konsumsi daging oleh masyarakat di Indonesia, yang hanya mencapai 8 kilogram per tahun,” ungkapnya.

“Melihat kondisi dan situasi yang dihadapi, solusi yang ditawarkan adalah menciptakan strategi untuk ternak potensial, yang mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, mempunyai skala industri berbasis kelompok petani dan peternak. Sekaligus sebagai alternatif untuk menghadapi banjir produk luar negeri, akibat dari perdagangan bebas,” papar Yono.

Sementara itu Profesor Thiery Zidane dari Perancis menyatakan, agar produksi kelinci dapat mencapai hasil yang diharapkan harus bertumpu kepada tiga hal yakni otonomi, pelatihan, serta solidaritas di antara peternak. Sejalan dengan Zidane, Profesor Andrea dari Costa Rica menambahkan peternak harus mampu menemukan cara untuk mengatasi masalah pemasaran. “Umumnya para peternak ragu untuk menanamkan uangnya, karena permintaan pasar yang tidak stabil. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan meningkatnya permintaan yang berasal dari supermarket, hotel dan restoran, serta konsumsi pribadi,” tutur Andrea. (BNS)

Trackback from your site.

Comments (2)

  • April 29, 2014 at 2:08 pm |

    Saya sangat setuju sekalai dengan Peternak Kelinci Berbasis Kelompok Dengan Skala Industri. sanngat menginspirasi sekali. terimakasih

  • Eko Wahyudi
    December 8, 2014 at 6:42 am |

    Saya Ingin bergabung dipeternak kelinci
    posisi saya di Dsn.Gedangan-Ds Mlancu-kec.Kandangan-kab.Kediri. tolong bantuan Info. Cara beternak kelinci yang baik

Leave a comment