Pusat Studi Ilmu dan Teknologi Peternakan

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran sebagai bagian dari institusi perguruan tinggi sejak berdiri 54 tahun lalu sesuai dengan tridarmanya telah melakukan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian.  Sesuai dengan Renstra Universitas Padjadjaran saat ini (2015-2019) yang diarahkan pada upaya mencapai Unpad sebagai “Universitas Riset dan Berdaya Saing Regional,”  maka keberadaan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran dalam aktivitas pengembangan ilmu dan teknologi peternakan menjadi penting dan strategis. Kepentingan perlunya pengembangan ilmu dan teknologi peternakan didasari bahwa dengan kemajuan ilmu dan teknologi akan terwujud sumberdaya manusia yang berkualitas melalui ketersediaan protein asal ternak.

Nilai strategis dari adanya kemajuan ilmu dan teknologi peternakan yang dilakukan melalui riset oleh civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran akan mendorong daya saing institusi, dan kemampuan di dalam menjawab tantangan dan tuntutan pembangunan  baik di tingkat nasional maupun regional. Hal lainnya adalah mendorong kemampuan di dalam mensinergiskan berbagai sumberdaya dan sarana yang tersedia dan memupuk kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun dengan institusi luar negeri.

Pengembangan ilmu dan teknologi peternakan di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran yang selama ini telah berkembang perlu terus dioptimalkan.  Secara kelembagaan hal ini dilakukan dengan dibentuknya Pusat Studi  Ilmu dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran.  Keberadaan Pusdi Ilmu dan Teknologi Peternakan diharapkan akan lebih memperkuat perencanaan, penggunaan dan pemanfaatan ilmu dan teknologi peternakan sehingga dapat meningkatkan peran institusi dalam ikut memecahkan masalah di masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

Dasar Pemikiran

Dalam mengemban misi tridharma, Fakultas Peternakan Unversitas Padjadjaran dituntut menghasilkan output berupa lulusan pada berbagai strata yang kompeten sesuai dengan tuntutan pembangunan, hasil-hasil riset bermutu yang dapat memberikan kontribusi terhadap pemecahan berbagai persoalan yang berkembang di bidang peternakan, serta pengabdian yang merupakan upaya diseminasi hasil-hasil riset yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat peternak khususnya dalam pengembangan peternakan yang adaptif dan ramah lingkungan.

Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran yang memiliki empat departemen dan 13 laboratorium serta lab uji meat and milk pro bekerjasama dengan LIPI  diberi kewenangan mengelola lahan universitas yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari ISS (Institutional Support System) berupa pengembangan Kawasan peternakan berkelanjutan SLTP (Sustainable Livestock Techno Park) sehingga menjadi pusat kawasan yang mendukung pendidikan, penelitian unggulan dan layanan masyarakat berbasis pengembangan ilmu pengetahuan dan sumberdaya peternakan ramah lingkungan.

VISI DAN MISI

Menjadi lembaga studi yang dapat menghasilkan penemuan-penemuan baru dan mengintegrasikan berbagai hasil riset dalam bidang ilmu dan teknologi peternakan, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bidang peternakan yang berkelanjutan.

  1. Menyelenggarakan dan memfasilitasi kajian/ riset di bidang peternakan   kemudian mendiseminasikan serta  mengaplikasikan hasil kajian/riset tersebut, dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
  2. Menyelenggarakan pengembangan sumberdaya manusia, IPTEK dan rumusan kebijaksanaan pembangunan berbasis riset ilmu peternakan dasar maupun terapan.
  3. Menyelenggarakan kerjasama berkeseinambungan dan pelaksanaan riset dengan mengedepankan akuntabilitas, profesionalitas serta sistem manajemen yang handal.

KEDUDUKAN, TUJUAN DAN FUNGSI

Kedudukan

Pusat Studi Ilmu dan Teknologi Peternakan  adalah lembaga yang mengelola kegiatan bidang Pengembangan  Ilmu dan Teknologi Peternakan  yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Dekan. Pusat Studi Ilmu dan Teknologi Peternakan  adalah lembaga yang bertugas di bidang Pengembangan  Ilmu dan Teknologi Peternakan untuk pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tujuan dan Kebijakan Dasar

Tujuan pembentukan pusat studi Ilmu dan Teknologi Peternakan adalah menghimpun individu peneliti Fakultas Peternakan menjadi kelompok peneliti Fakultas Peternakan yang berkomitmen di dalam  menguatkan perkembangan Ilmu dan Teknologi Peternakan ramah lingkungan.  

Kebijakan dasar yang dilakukan adalah mensinergikan berbagai potensi, sarana  dan sumberdaya yang ada dalam rangka: (1) meningkatnya kapasitas inovasi, teknologi, dan produk komersial ataupun kebijakan yang unggul dalam bidang peternakan, (2) meningkatknya peran serta Fakultas Peternakan Unpad dengan kelima elemen bangsa (akademis, pelaku usaha, pemerintah, masyarakat, dan media) untuk perbaikan masyarakat pedesaan, dan (3) terwujudnya peningkatan kontribusi Fakultas Peternakan Unpad terhadap pembangunan Jawa Barat dan Nasional.   

Fungsi

Kegunaan atau fungsi  dari Pusat Studi Ilmu dan Teknologi Peternakan adalah:

  1. Melakukan riset, studi dan/atau kajian dalam rangka pengembangan keilmuan yang bersifat monodisiplin dan/atau multidisiplin di bidang peternakan guna menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, dan mengembangkan keilmuan dalam lingkup keahliannya, guna meningkatakan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa
  2. Melakukan koordinasi pendayagunaan periset di pusat riset tingkat program studi dan/atau Fakultas Peternakan.
  3. Melakukan evaluasi penyelenggaraan kegiatan riset, pengabdian dan kegiatan sejenis lainnya.
  4. Melakukan pelatihan yang terkait dengan keahlian khusus dalam bidangnya
  5. Melakukan pelayanan jasa  keilmuan di bidang peternakan.
  6. Melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan instansi pemerintah, swasta dan lembaga – lembaga lain baik yang ada didalam maupun luar negeri.
  7. Melakukan pengembangan kemampuan  profesional periset, dam staf pendukung yang terlibat dalam kegiatan di Pusat Studi Ilmu dan Teknologi Peternakan.
  8. Melakukan penyelenggaraan kegiatan Konsultasi usaha dengan berbagai pihak di bidang peternakan.
  9. Menyusun rencana dan pengembangan Ilmu dan Teknologi Peternakan,  Pengelolaan data dan sistem informasi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
<-- wqqd9333 -->