Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

RUMUSAN HASIL SEMINAR NASIONAL PETERNAKAN BERKELANJUTAN

Written by admin on October 26, 2009. Posted in Informasi Umum

Dari hasil presentasi dan diskusi yang berlangsung selama Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan 2009, dapat dirumuskan beberapa hal sebagai berikut :

1. Ketergantuan terhadap bibit impor harus dikurangi melalui upaya pembibitan ternak lokal (Village Breeding Centre)

2. Pada situasi global, keragaman genetik ternak sangat kritis, sebagai contoh 30% bangsa ternak dunia pada saat ini diambang kepunahan dan sebagian besar berada di Negara berkembang. Tidak ada program konservasi untuk 75% bangsa-bangsa ternak langka

3. Perhatian international belakangan ini ditujukan untuk nilai pentingnya sumberdaya genetik lokal, yang kedepan bisa memberi kontribusi terhadap ketahanan pangan global

4. Pemerintah Indonesia sudah memperhatikan terhadap pemanfaatan dan perlestarian sumberdaya lokal, seperti karakterisasi, inventarisasi, standardisasi, sertifikasi, dan evaluasi sumberdaya genetik, dan pemanfaatannya baik sumberdaya murni ataupun dalam bentuk hibrida

5. Legalisasi Sumberdaya lokal sudah tercantum dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Surat Keputusan Menteri Pertanian 734/Kpts/OT.140/12/2006 tanggal 29 Desember 2006 tentang Pembentukan Komisi Nasional Sumberdya Genetik

6. Kontribusi penyediaan pangan asal ternak lokal dari tahun ke tahun cenderung menurun, tapi tetap memberikan peranan penting sebagai unsur komplementer dalam pengembangan usahatani, sekaligus sebagai sumber protein hewani untuk ketahanan pangan di pedesaan

7. Dalam upaya pemenuhan konsumsi pangan asal ternak yang diprediksi semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk maka pemanfaatan satwa harapan bisa menjadi alternatif untuk dikembangkan

Rekomendasi:

1. Penelitian dan pengembangan pengetahuan sumberdaya genetik lokal sangat diperlukan, terutama yang berhubungan dengan strategi pemuliaan yang berkelanjutan untuk negara berkembang

2. Dalam upaya pelestarian sumber daya ternak lokal diperlukan upaya mempertahankannya antara lain melalui pendekatan sosial budaya di masyarakat

3. Pengembangan sistem pertanian yang mengintegrasikan ternak dengan subsektor pertanian lainnya merupakan suatu model peternakan berkelanjutan. Untuk jangka panjang perlu mengembangkan wilayah-wilayah konservasi, daerah pembibitan dan produksi ternak lokal yang didukung oleh teknologi tepat guna serta peraturan-peraturan yang memadai

4. Perlu adanya insentif yang memadai bagi individu, kelompok masyarakat, organisasi dan instansi-instansi pemerintah yang melakukan kegiatan konservasi sumber daya ternak lokal

5. Perlu adanya koordinasi antar lembaga pemerintahan sebagai pemangku kebijakan dalam upaya konservasi sumber daya ternak lokal

6. Dalam mengembangkan peternakan yang berkelanjutan banyak masalah yang harus dipecahkan, sehingga harus ada pembagian tugas dan pembagian peran dari akademisi, pelaku bisnis dan Pemerintah.

Trackback from your site.

Leave a comment