Sejarah Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran

Sejarah Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran

Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran yang dirintis oleh Prof. Dr. Didi Atmadilaga berdiri Tahun 1963 berdasarkan SK Menteri PTIP No.86/63 Tanggal 27 Juli 1963 dan diresmikan pada Tanggal 1 September 1963. Pada awal masa berdiri, proses belajar mengajar dilaksanakan di Kampus Universitas Padjadjaran yang terletak di Jl. Dipati Ukur 35, Jl. Dago No 4, dan Singa Perbangsa Bandung. Selanjutnya sejak Tahun 1969, segala aktivitas akademik dan administratif dilaksanakan secara terpusat di Kampus Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran di Jl. Bukit Dago Utara atau yang lebih dikenal dengan kawasan Dago Tea House Bandung. Mulai Tahun 1986, Fakultas Peternakan menjadi salah satu perintis yang menempati kampus Universitas Padjadjaran di kawasan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Sejak berdiri sampai saat ini, Fakultas Peternakan telah meluluskan 5601 alumni yang terdiri atas 84 Doktor (S3), 162 Magister (S2), 4.394 Sarjana (S1), dan 961 Akhli Madya (A.Md) lulusan Program Diploma III. Lulusan tersebar di berbagai instansi dan bidang usaha, baik sektor pemerintahan, swasta, wirausaha, agribisnis, perbankan, pendidikan, pusat penelitian dan pengembangan, dan sebagainya.

Saat ini Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran memperoleh Akreditasi A untuk Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2), serta Akreditasi B untuk Program Doktor (S3) dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT).

Perkembangan Kurikulum

  • Tahun 1963 sampai Tahun 1978 didasarkan pada kurikulum yang diarahkan kepada pencapaian lulusan sebagai Sarjana Peternakan yang menguasai segala aspek bidang peternakan secara umum.
  • Tahun 1979 – 1980, mencoba menerapkan sistem Jurusan yang berfungsi sebagai Unit Akademik Dasar. Walaupun SK Dirjen Dikti hanya Jurusan Produksi Ternak, tetapi secara de facto Jurusan yang ada adalah Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan, dan Jurusan Reproduksi Ternak.
  • Tahun 1981 – 1994, pendidikan peternakan diarahkan menjadi Program Studi Ilmu Peternakan. Organisasi jurusan yang telah dibentuk tetap dipertahankan dengan sedikit perubahan menjadi: (1) Jurusan Produksi Ternak, (2) Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, dan (3) Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan.
  • Tahun 1981 – 1994, pendidikan peternakan diarahkan menjadi Program Studi Ilmu Peternakan. Organisasi jurusan yang telah dibentuk tetap dipertahankan dengan sedikit perubahan menjadi: (1) Jurusan Produksi Ternak, (2) Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, dan (3) Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan.
  • Berdasarkan SK Dirjen Dikti Tahun 1994, pada Tahun 1995 – 1998 diperkenankan menerima mahasiswa baru yaitu Program Studi Produksi Ternak. Struktur organisasi Jurusan tetap dipertahankan untuk mengkoordinasikan laboratorium
  • Berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor : 177/DIKTI/Kep/1999, sejak Tahun 1999 tiga program studi lain yaitu Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan mulai menerima mahasiswa baru. Perkembangan ini secara langsung merubah organisasi jurusan menjadi empat, yaitu: (1) Produksi Ternak, (2) Nutrisi dan Makanan Ternak, (3) Teknologi Hasil Ternak, dan (4) Sosial Ekonomi Peternakan. 
  • Tahun Akademik 2003/2004 pendidikan peternakan di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran kembali berorientasi kepada penguasaan bidang peternakan secara komprehensif dengan kurikulum yang berbasis kompetensi.