LATAR BELAKANG

Perguruan tinggi sebagai penghasil karya cipta dan pencetak sumber daya manusia unggul harus memiliki budaya kerja yang jujur, kreatif, inovatif, dan mandiri. Hasil penelitian mengenai penggunaan sumber daya lokal dengan memanfaatkan teknologi peternakan sangat penting untuk diaplikasikan guna terwujudnya usaha peternakan yang kompetitif dan berkelanjutan. Ketika industri peternakan dapat bersaing dengan baik maka kebutuhan akan pangan sumber protein hewani akan tersedia dan terjangkau oleh masyarakat luas. Sehingga akselerasi Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pemerataan kebutuhan pangan sumber protein hewani akan tercapai.

Perguruan tinggi berkewajiban untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Ketiga bidang tersebut saling berkaitan dan merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat menuju bangsa Indonesia yang lebih sejahtera. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk diseminasi hasil penelitian kepada masyarakat supaya lebih berdaya. Bentuk pengabdian pada masyarakat dapat berupa pelatihan, pendampingan, kuliah kerja nyata, atau pemberdayaan daerah binaan. Oleh karena itu, diperlukan suatu wadah untuk menampung gagasan, pemikiran, dan pengalaman dari peneliti, akademisi dan praktisi mengenai peranan teknologi yang aplikatif di bidang peternakan dan diseminasi teknologi tersebut dalam bentuk pemberdayaan kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran mengambil peran dengan menyelenggarakan Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-10 dengan tema “Peranan Teknologi Peternakan Aplikatif dalam Akselerasi Pencapaian SDGs dan Peranan Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat”

<-- wqqd9333 -->