Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Serah Terima Pengelolaan Prodi Pasca Sarjana Ilmu Peternakan

Written by bayuns on January 8, 2013. Posted in Kemahasiswaan

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Pengelolaan  prodi pasca sarjana di fakultas, diharapkan dapat meningkatkan kinerja pelayanan maupun produktivitas lulusan, mengingat sumberdaya khususnya dosen, laboratorium dan sarana pengajaran ada di fakultas. Demikian harapan yang disampaikan Direktur Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Ir. Arifin MS, dalam acara penyerahan tahap ke tiga pengelolaan sejumlah prodi pasca sarjana ke beberapa fakultas. Diantaranya prodi S2 dan S3 Ilmu Peternakan yang  sejak Januari 2013 pengelolaan akademik maupun administrasinya, dilaksanakan oleh Fakultas Peternakan di kampus Jatinangor.

Sejak 2009, Universitas Padjadjaran telah melaksanakan transisi pengintegrasian pengelolaan prodi pasca sarjana yang sebelumnya terpusat disebar ke beberapa fakultas. Selama empat tahun masa transisi,  telah dilaksanakan tiga tahap penyerahan, dan acara penyerahan pada tanggal tujuh Januari kemarin, merupakan tahap ketiga atau terakhir. Ada lima fakultas yang mengalihkan pengelolaan prodinya. Pimpinan fakultas yang hadir pada acara penyerahan tersebut adalah Fakultas Pertanian, MIPA, Peternakan, Perikanan dan Kelautan serta Fakultas Teknik Industri Pertanian.

Setelah pengintgrasian pengelolaan prodi pasca sarjana ke fakultas, maka direktur pascasarjana akan fokus menangani tugas-tugas yang sifatnya pengawasan mutu akademi dan koordinasi, Diantaranya quality assurance (QA), menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru, penetapan kuota mahasiswa setiap prodi, pengelolaan beasiswa dan memfasilitasi beberapa prodi multi disiplin seperti prodi ilmu Lingkungan dan Bioteknologi.

Harapan yang disampaikan para pimpinan fakultas bahwa pasca sarjana universitas  selama beberapa tahun kedepan, diharapkan masih tetap membantu pengelola prodi yang baru pindah, karena masih ada beberapa masalah yang harus diselesaikan seperti beberapa prodi yang  sampai saat ini belum mendapatkan izin Dikti. Masalah umum yang dihadapi prodi ilmu-ilmu pertanian dan MIPA adalah rendahnya anggaran untuk operasional prodi.  Dalam kesempatan tersebut dekan Fakultas Peternakan dapat menerima apa yang telah menjadi kesepakatan bersama meskipun masih berharap ada peran universitas membantu mengatasi persoalan pendanaan yang dihadapi beberapa prodi. Juga disampaikan bahwa katakteristik dan tuntutan mahasiswa program pascasarjana agak lain dengan mahasiswa S1, sehingga dalam memberikan pelayanan memerluakan perlakuan yang agak spesifik yang harus diantisipasi fakultas. (hsn)

Trackback from your site.

Leave a comment