Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan ke-9 dan Workshop Fakultas Peternakan Unpad. Diselenggarakan Pada Tanggal 15-16 November 2017 bertempat di Bale Sawala dan Aula Fapet Unpad.

Tingkatkan Kemampuan, Mahasiswa Peternakan Unpad Pelajari Industri Sapi Potong di Australia

Written by bayuns on July 6, 2018. Posted in Informasi Umum

JATINANGOR, peternakan.unpad.ac.id – Mahasiswa UNPAD berpartisipasi dalam program NIAPP (NTCA Indonesia-Australia Pastoral Program) 2018. Program ini merupakan hasil kerjasama antara ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia) dengan NTCA (Northern Territory Cattlemen`s Association) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa peternakan dalam bidang industri sapi potong.

“Melalui program ini kami mendapatkan kesempatan untuk mempelajari industri peternakan sapi potong di Australia.” ungkap Juan Dylan Ramadhan mahasiswa Universitas Padjadjaran salah satu partisipan NIAPP 2018.

Selain mahasiswa Universitas Padjadjaran yang berpartisipasi dalam program ini, mahasiswa yang berpartisipasi berasal dari 14 universitas di Indonesia meliputi Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Nusa Cendana, Universitas Lampung, Universitas Mataram, Universitas Gadjah Mada, Universitas Syiah Kuala, Universitas Negeri Papua, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Sam Ratulangi, Institut Pertanian Bogor, Universitas Mulawarman dan Universitas Hasanuddin.

Peserta telah melakukan pre-departure training yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2018 – 27 Juni 2018 di peternakan PT. Pasir Tengah, Cianjur. Materi yang diberikan adalah pengendalian ternak, kesejahteraan hewan, sistem ESCAS, tata cara menulis yang baik dan sejarah program NIAPP. Pada tanggal 28 Juni 2018 peserta menghadiri acara pelepasan yang dihadiri oleh Sugiono (Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak DIRJEN PKH), Didiek Purwanto (Sekertaris Jendral PB-ISPI), dan George (Perwakilan Kedutaan Besar Australia).

Peserta akan melakukan pelatihan dan magang di Northern Territory selama 10 minggu. Adapun materi pelatihan yang akan dilakukan adalah pengendalian ternak, kesejahteraan hewan, menunggang kuda dan keselamatan kerja. Peserta akan berangkat ke australia pada tanggal 2 Juni 2018 dan akan kembali ke Indonesia pada tanggal 5 September 2018.

NTCA Indonesia Australia Program Pastoral dimulai pada Maret 2012 ketika memorandum of understanding (MoU) ditandatangani antara Northern Territory Cattlemens Association (NTCA) Australia, Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI), dan Universitas terkait di Indonesia. NIAPP didanai oleh Kemitraan Indonesia-Australia untuk ketahanan pangan di Sektor daging merah dan sapi, yang terdiri dari pejabat pemerintah dari Indonesia dan Australia, dan komunitas bisnis dan investasi, dan pemangku kepentingan terkait yang terkait dengan sektor daging merah dan sapi.

NIAPP terus berhasil di 2013, 2014, 2015 dan 2016, dengan liputan media luas dan pengikut media sosial besar. NIAPP 2016 melibatkan 20 siswa dari 14 universitas di 11 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini berjalan selama 10 minggu pelatihan industri penggembalaan intensif, termasuk kesejahteraan dan penanganan hewan, dan pengalaman belajar melalui penempatan di peternakan ternak yang dipilih oleh perusahaan dan keluarga di seluruh Australia utara. NIAPP adalah program 360 derajat yang unik untuk mendorong pembelajaran dan pemahaman yang lebih besar antara Australia dan Indonesia. Program ini telah memberikan hasil luar biasa dalam membawa rantai pasokan dari paddock di Australia menuju Indonesia menjadi lebih dekat.

Mahasiswa akan melakukan perjalanan ke Australia untuk blok pelatihan praktik intensif terakreditasi dua minggu yang akan membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk beroperasi dengan sukses dalam rantai pasokan ternak. Delegasi kemudian ditempatkan di stasiun-stasiun di Australia Utara selama lebih dari 6 minggu untuk mendapatkan pengalaman langsung dari kehidupan stasiun dan lebih lanjut memperbaiki keterampilan penanganan dan peternakan mereka. Para peserta NIAPP pada dasarnya ditempatkan pada properti di Northern Territory, namun terdapat rencana untuk memperluas program untuk masuk ke wilayah Queensland dan Western Australia. Akhirnya, program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran praktis, pembelajaran langsung, pengembangan hubungan dan pertukaran budaya antara industri sapi potong Indonesia dan Australia utara.

Sumber :

CATTLE BUFFALO CLUB FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

Trackback from your site.

Leave a comment