Mahasiswa dan alumni Universitas Padjadjaran yang terpilih menjadi Tenaga Ahli Inovasi di Organisasi Perangkat Daerah Jawa Barat pada program Jabar Innovation Fellowship Batch 2 Tahun 2020-2021.*

[unpad.ac.id, 17/5/2021] Sejumlah mahasiswa dan alumni Universitas Padjadjaran terpilih menjadi Tenaga Ahli Inovasi di Organisasi Perangkat Daerah Jawa Barat pada program Jabar Innovation Fellowship Batch 2 Tahun 2020-2021.

Pada program itu, tiga mahasiswa dan lima alumni berhasil lolos seleksi, yaitu: Soffy Aprili Sofyandi (Administrasi Keuangan Publik), Yuda Pratama Darmawan (Magister Hukum Pidana), Yuliana Keke Febrianti (Magister Hukum Administrasi Negara), serta alumni Siti Mawaddah Warrahmah, Gabriella Diva Putri Wiryani, Delila Suhanda, Aziz Ali Haerulloh, dan Isna Fauziah.

Perwakilan delegasi Siti Mawaddah mengatakan, program yang digagas langsung Gubernur Jabar M. Ridwan Kamil melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Jabar merupakan wahana magang bagi mahasiswa dan profesional muda yang ingin berkontribusi dalam pembangunan Jabar secara langsung.

“Peserta ikut berinovasi dalam proses pengembangan dan penyelenggaraan program strategis Jawa Barat,” tutur Siti dalam keterangan tertulis kepada Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Seleksi program Jabar Innovation Fellowship digelar sejak 2020. Ada tahap seleksi yang wajib diikuti pendaftar. Dimulai dari tahap administrasi berupa pengiriman daftar riwayat hidup, motivation letter, dan surat rekomendasi, serta tahap wawancara.

Siti mengatakan, total peserta yang mendaftar program ini berjumlah 1.135 orang. Dari jumlah tersebut, hanya terpilih 40 orang untuk menjadi tim ahli.

“Kriteria peserta adalah selain keahlian yang tinggi, mandiri, berkomitmen tinggi, gigih, dan adaptif. Lalu harus memiliki motivasi dan kemampuan untuk membantu pengawasan dan percepatan program unggulan pemerintah,” paparnya.

Usai lolos seleksi, peserta terpilih mengikuti sejumlah program persiapan, meliputi pelatihan kepemimpinan, sesi diskusi bersama alumni Jabar Innovation Fellowship gelombang I, serta mengikuti bootcamp.

Usai bootcamp, peserta mulai menerima penugasan di OPD Jabar selama empat bulan. Rencananya penugasan akan dilakukan pada Juni mendatang. Setiap peserta akan ikut serta dalam kegiatan pemerintahan dan diwajibkan membuat laporan berkala tiap bulan.

Siti mengatakan, mahasiswa dan alumni Unpad sendiri menerima penugasan di sejumlah OPD, yaitu Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Biro Hukum dan HAM, serta Biro Umum.

“Saya sebagai alumnus Unpad bangga sekali bisa membawa nama kampus untuk meluaskan kebermanfaatan sebagai salah satu dari 40 peserta Jabar Innovation Fellowship,” ujar Siti.

Alumnus Fakultas Peternakan Unpad tersebut mengatakan, keikutsertaan dalam program Jabar Innovation Fellowship bukan semata bisa merasakan magang di OPD Jabar. Lebih dari itu, peserta bisa mengenal lebih dalam bagaimana kinerja Pemprov Jabar dalam menjalankan tugas dan menerapkan beragam nilai prositif di tingkat internal maupun eksternal. (arm)*

Sumber: https://www.unpad.ac.id/2021/05/mahasiswa-dan-alumni-unpad-ikuti-program-jabar-innovation-fellowship-batch-2/


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *