Bertepatan dengan dua hari pertama bulan Ramadhan pada Sabtu, 25 April 2020. Koorda Pangandaran BEM Kema Fakultas Peternakan Departemen Pengetahuan dan Keilmuan Peternakan berkolaborasi dengan Koorda Pangandaran BEM Kema PSDKU Departemen Keilmuan menggelar acara Webinar Series Daring dengan tema “Pelatihan Formulasi Pakan” bersama Dr. Ir. Iman Hernaman, M.Si., IPU, selaku Dosen Departemen Nutrisi Ternak dan Teknologi Pakan sebagai narasumber dalam acara Webinar Series.

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 171 peserta dari berbagai kalangan disiplin ilmu. Tercatat dari beberapa daerah, intansi dan universitas yang ada di Indonesia, mulai dari dosen sampai mahasiswa ikut hadir dalam acara webinar series. Menariknya peserta yang hadir tidak hanya dari bidang peternakan, namun juga dari bidang perikanan, ilmu komunikasi, ilmu politik, dan sebagainya.

Bambang Kholiq Mutaqin, S.Pt., M.Pt, sebagai moderator, mengungkapkan bahwa partisipasi dari berbagai disiplin ilmu membuktikan bahwa minat terhadap formulasi pakan sangat penting, bisa jadi untuk membangun peternakan, industri pakan, menjadi konsultan pakan/gizi dan lain-lain.

Saat diawal acara, Dr. Ir. Iman Hernaman, M.Si., IPU mengajak peserta untuk lebih mengenal pengetahuan peternakan, istilah-istilah seperti nutrient, pakan, dan sebagainya sebelum menjelaskan dengan menggunakan program WinFeed 2.8.

Kebutuhan pada ternak di dalam pengembangan ransum bergizi yang akan diberikan dan dimakan ternak dalam jumlah tertentu harus cukup memenuhi kebutuhan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan tujuannya.

Pelatihan formulasi pakan menggunakan program WinFeed 2.8 dipilih  karena lebih sederhana dan mudah dalam penggunaannya. Formulasi pakan menggunakan program WinFeed 2.8 memudahkan formulator melakukan formulasi dari bahan-bahan pakan yang jumlahnya tidak terbatas untuk diformulasi dalam bentuk ransum.

Acara webinar series yang dilaksanakan daring via aplikasi Zoom, Sabtu (25/4) direspon baik oleh seluruh peserta. Dalam memberikan apresiasi, Mohamad Haris Septian, S.Pt, M.Pt, Dosen Fakultas Peternakan Universitas Tidar mengatakan, di masa wabah ini pelatihan seperti yang telah diselenggarakan tentu sangat bermanfaat bagi para praktisi peternakan dan mahasiswa, terlebih diselenggarakan dengan bebas biaya.

Selain itu, menurut Dr. Ir. Mansyur, M.Si., IPM, selaku Dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Acara yang diselenggarakan bagus dan menarik, hal ini tentunya dapat dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti.

“Cara penyusunan ransum akan selalu menarik dalam dunia peternakan. Gagal dalam menyajikan ransum kegagalan peternakan akan menanti. Pengetahuan update harga dan logistik pakan nampaknya harus lebih dibuka setelah ini. Karena pengetahuan logistik akan menentukan efisensi pakan,” kata Dr. Ir. Mansyur, M.Si., IPM.

Rifqi Elfajri, S.Pt, M.Pt, dari BPTUHPT Padang Mengatas, juga memberikan apresiasi bahwa pelatihan yang diselenggarakan sangat menarik, diawali dengan materi dan langsung praktik formulasi.

Pengetahuan dan ilmu tentang formulasi pakan sangat penting, dengan adanya webinar series banyak orang tertarik untuk mengikuti pelatihan tersebut. Hanya saja menurut Popy Latifah dari Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari, Papua Barat, waktu yang disediakan terbatas sehingga tidak bisa maksimal mengikuti acara tersebut.

“Luar biasa! Materi yang di sampaikan pada seminar pelatihan formulasi pakan dikemas dengan simple dan mudah dimengerti. Sebelumnya hanya mengetahui satu metode untuk membuat formulasi pakan yaitu trial and error. Ternyata ada beberapa program formulasi lain yang dapat digunakan untuk mempermudah dalam membuat ransum, salah satunya adalah program WinFeed yang memberikan nilai harga serendah mungkin dan mudah diaplikasikan,” kata Hansa Aglazziyah, salah satu mahasiswa Fakultas Peternakan PSDKU di Pangandaran.

Setelah acara tersebut berakhir Ketua Pelaksana, memberikan harapan dari terlaksana nya acara webseries.

“Dengan telah dilaksanakannya webinar series daring dengan tema “Pelatihan Formulasi Pakan” diharapkan peserta dapat memahami, mengetahui, dan mampu menjalankan program Formulasi Pakan menggunakan program WinFeed 2.8, dan menerapkannya ke tahap yang lebih lanjut,” kata Alief Dinoputra Ramadhan.

Liputan : Sri Tien Hardianti Fapet PSDKU Pangandaran 2019