Feses Sapi Perah sebagai Bahan Baku Briket: Menjajaki Pemanfaatan Limbah Peternakan

Feses sapi perah merupakan residu dari aktivitas peternakan yang perlu dikelola dengan baik. Salah satu pendekatan yang dikaji dalam Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU) 2026 adalah pemanfaatannya sebagai bahan baku produk briket. Pendekatan ini mengeksplorasi peluang mengubah residu peternakan menjadi produk yang berpotensi memiliki nilai guna.

Pengembangan briket tersebut merupakan bagian dari riset berjudul “Pendekatan Circular Bioeconomy pada Pemanfaatan Feses Sapi Perah untuk Produksi EcoBlock dan Briket Ramah Lingkungan.” Artikel ini secara khusus membahas substudi briket, terpisah dari pengembangan EcoBlock atau bata tanah liat tanpa bakar.

Fokus penelitian
Briket

Eksplorasi pemanfaatan feses sapi perah

Pendekatan
Circular

Pendekatan circular bioeconomy pada residu peternakan

Status data
Perlu dilengkapi

Hasil uji briket belum tersedia dalam laporan induk yang diperiksa

Catatan akurasi: Penelitian briket ini merupakan bagian dari riset komprehensif RKDU 2026, di mana pengujian karakteristik teknis briket saat ini masih dalam tahap finalisasi laboratorium.
Pendekatan penelitian

Dari Residu Peternakan ke Produk Briket

Pengembangan briket merupakan salah satu jalur yang dieksplorasi dalam riset pemanfaatan feses sapi perah. Rincian tahapan proses perlu disesuaikan dengan catatan metode yang telah dikonfirmasi oleh tim peneliti.

01 / Bahan

Persiapan bahan

Persiapan bahan sebelum proses pembentukan briket. Rincian perlakuan bahan mengikuti catatan metode peneliti.

02 / Proses

Pencetakan

Dokumentasi alat dan proses pencetakan dapat menjelaskan pembentukan sampel setelah urutan proses dikonfirmasi.

03 / Evaluasi

Pengujian sampel

Karakteristik briket perlu dijelaskan berdasarkan parameter yang benar-benar diuji dan dilaporkan.

Metode dan parameter

Data Pengujian yang Perlu Dilengkapi

Agar hasil penelitian dapat disampaikan secara akurat, ringkasan metode perlu disusun berdasarkan prosedur briket yang benar-benar diterapkan. Informasi yang perlu dikonfirmasi mencakup komposisi bahan, kondisi awal bahan, proses pengeringan atau perlakuan, teknik pencetakan, serta metode pengujian sampel.

Informasi metode

  • Komposisi dan massa bahan baku
  • Persiapan atau pengeringan bahan
  • Proses pencampuran dan pencetakan
  • Kondisi pengeringan atau pematangan sampel
  • Metode dan kondisi pengujian

Parameter yang dapat dilaporkan jika diuji

  • Kadar air
  • Nilai kalor
  • Kadar abu dan zat terbang
  • Kadar karbon terikat
  • Waktu penyalaan dan lama pembakaran
  • Kerapatan atau kuat tekan, jika relevan dengan metode

Daftar ini merupakan panduan informasi yang dapat dikonfirmasi, bukan pernyataan bahwa semua parameter telah diuji.

Setelah data tersedia, hasil dapat disajikan sebagai angka utama atau perbandingan antarformulasi. Hindari klaim bahwa briket telah layak sebagai bahan bakar atau lebih ramah lingkungan sebelum ada bukti pengujian yang mendukungnya.
Dokumentasi penelitian

Galeri Pembuatan Briket

Dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan briket berbasis feses sapi perah.

Riset Kompetensi Dosen Unpad 2026

Tim Peneliti

Penelitian ini dilaksanakan oleh tim peneliti dan kolaborator yang tercantum dalam informasi riset.

Prof. Dr. Ir. Ellin Harlia, MS.

Ketua peneliti

Prof. Dr. Ir. Yuli Astuti Hidayati, MP.

Tim peneliti

Dr. Ir. Eulis Tantri Marlina, S.Pt., MP., IPU.

Tim peneliti

Deden Zamzam Badruzzaman, S.Pt., M.Si.

Tim peneliti

Yasin Pradana Maulana, S.Pt., M.Pt.

Tim peneliti

Syabin Sajad

Mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad

Salman Sirajudin

Mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad

Prof. Ts. Dr. Norli binti Ismail

Kolaborator · Universiti Sains Malaysia

Kontribusi pembangunan berkelanjutan

Keterkaitan dengan SDGs

12

SDG 12 — Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Target 12.5: mengurangi timbulan limbah melalui pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan penggunaan kembali.

Pengembangan briket dari feses sapi perah berpotensi menjadi bentuk pemanfaatan residu peternakan. Bukti yang dapat dilampirkan adalah dokumentasi bahan, proses pengolahan, jumlah bahan yang dipakai, dan jumlah produk yang dihasilkan apabila datanya tercatat.

Status bukti: dokumentasi proses dapat ditampilkan; jumlah limbah yang dimanfaatkan belum dapat dihitung tanpa data massa bahan.

9

SDG 9 — Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

Eksplorasi pemanfaatan residu peternakan untuk pengembangan briket dapat dikaitkan dengan aktivitas penelitian dan inovasi. Keterkaitan ini menggambarkan arah pengembangan riset, bukan bukti kesiapan komersial produk.

Status kontribusi: relevansi kegiatan riset dapat dijelaskan; capaian inovasi dan performa produk perlu didukung data pengujian.

7

SDG 7 — Energi Bersih dan Terjangkau

Pengembangan briket dari residu peternakan dapat dieksplorasi dalam konteks alternatif bahan bakar berbasis biomassa. Relevansi terhadap SDG 7 perlu ditopang oleh hasil pengujian yang memastikan karakteristik dan performa briket sebagai bahan bakar.

Status bukti: keterkaitan masih bersifat potensial. Nilai kalor, karakteristik pembakaran, dan parameter relevan lainnya perlu dikonfirmasi dari hasil pengujian.

Informasi Penelitian

Judul riset indukPendekatan Circular Bioeconomy pada Pemanfaatan Feses Sapi Perah untuk Produksi EcoBlock dan Briket Ramah Lingkungan
ProgramRiset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU) 2026, tahun ke-1
Substudi pada berita iniPengembangan briket berbasis feses sapi perah
Bidang risetIlmu Peternakan dan Lingkungan
UnitFakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
Periode laporan indukAgustus 2026
Data hasil pengujian briketTo be Announced
Peluang kolaborasi

Tertarik Mengembangkan Riset Ini?

Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran membuka peluang diskusi dan penjajakan kolaborasi bagi mitra yang tertarik pada pengembangan briket dan pemanfaatan residu peternakan. Untuk fasilitasi komunikasi dan tindak lanjut riset, mitra dapat menghubungi Pusat Studi (Pusdi) terkait atau Humas Fakultas Peternakan Unpad.

Hubungi Fapet Unpad untuk Kolaborasi ↗

Tautan mengarah ke situs resmi Fakultas Peternakan Unpad. Silakan pilih kanal Pusdi atau Humas yang sesuai untuk meneruskan permintaan kolaborasi.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *