Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa malaria menempati peringkat ke-16 dari 22 jenis penyakit penyebab kematian utama. Malaria juga menduduki peringkat ke-6 dari seluruh penyakit menular. Perkembangan kasus dan tren kematian akibat terjangkit malaria terus meningkat setiap tahunnya, dengan rata-rata peningkatan sebesar 17,6% terhitung dari tahun 2018–2022. Lonjakkan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan peningkatan jumlah kasus sebesar 36,29% (Kementrian Kesehatan, 2023).
Pengobatan malaria tidak bisa dilakukan untuk semua kalangan dan resistensi yang tinggi. Sehingga diperlukan pencegahan penyakit malaria untuk ikut menekan jumlah infeksi di setiap tahunnya. Maka dari itu, tim mahasiswa Universitas Padjadjaran mengembangkan produk pencegah penyakit malaria sekaligus pengharum ruangan dengan aroma sereh dan lemon. Produk ini mengandung hasil feses sapi perah yang sudah difermentasi dan melalui tahap uji TPC ( Total Plate Count ). Berlabel “FESELE Essential Oil ”, produk ini dikembangkan oleh Neng Tintin Sri Gustini (Peternakan), Rafah Ayu Adelia (Peternakan), Dwi Sekar Pertiwi (Farmasi), Hunafa Jalwa (Peternakan), dan Kandika Wahyu (Peternakan) dengan dosen pendamping Novi Mayasari S.Pt., M.Sc., Ph.D.
FESELE Essential Oil dikemas dalam botol kaca berwarna coklat berkapasitas 20 ml. Desain kemasannya memiliki motif corak sapi perah dengan unsur lemon dan daun sereh sebagai bahan baku utama. FESELE Essential Oil hadir sebagai solusi dalam pencegahan malaria untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target Indonesia bebas malaria dengan menonjolkan karakteristik utama produknya: “Malaria No More, Healthy Forever”.
Tim FESELE Essential Oil juga meraih juara 1 poster dalam acara acara Unpad Creators & Innovators Expo 2024 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Universitas Padjajaran pada Selasa dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-29 yang akan berlangsung pada 8-11 Agustus 2024 , Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Universitas Padjajaran (Unpad). Inovasi tersebut dipercaya dapat mencegah nyamuk Anopheles sp. penyebab penyakit mematikan malaria dikarenakan mengandung minyak atsiri sebagai senyawa antibakteri dan senyawa insektisida yang dapat menyebabkan nyamuk mati karena mengalami dehidrasi. Senyawa menthol yang terkandung dalam feses sapi perah dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk. Selain itu, aroma sereh memiliki kandungan antidepresan yang dapat menenangkan pikiran. Hingga saat ini, para pengguna yang telah mencoba produk FESELE Essential Oil memberikan respon positif pada aroma sediaan yang unik serta menenangkan. (red-novi mayasari)
